Sudah Punya Analyzer, Kenapa Laboratorium Masih Membutuhkan LIS?

21 Oktober 2026 oleh
Sudah Punya Analyzer, Kenapa Laboratorium Masih Membutuhkan LIS?
ekaamaliarachmawati

Memiliki analyzer saja belum cukup untuk mendukung seluruh operasional laboratorium. Proses laboratorium tidak berhenti setelah pemeriksaan selesai. 

Data pasien perlu dikelola, hasil pemeriksaan harus diverifikasi, dan laporan perlu disiapkan dengan baik. Oleh karena itu, laboratorium membutuhkan dukungan Laboratory Information System (LIS) untuk membantu mengelola data dan hasil pemeriksaan secara lebih terstruktur.

Lantas, apa perbedaan fungsi analyzer dan LIS, serta mengapa laboratorium tetap membutuhkan LIS?

Baca Juga: Pindah dari LIS Lama ke LIS Baru: Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan?

​Apa Perbedaan Analyzer dan LIS?

Analyzer dan LIS memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling melengkapi dalam alur kerja laboratorium.

1. Analyzer: Membantu Proses Pemeriksaan

Analyzer merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan sampel sesuai jenis pemeriksaan yang didukung. Alat ini membantu menghasilkan data pemeriksaan secara otomatis sehingga proses analisis menjadi lebih efisien.

2. LIS: Mengelola Data dan Hasil Pemeriksaan

LIS merupakan sistem informasi yang membantu laboratorium mengelola data pasien dan pemeriksaan, mulai dari registrasi hingga pelaporan. Dengan dukungan LIS, pengelolaan informasi laboratorium dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Sederhananya, analyzer membantu proses pemeriksaan, sedangkan LIS membantu mengelola informasi yang dihasilkan dari proses tersebut.

Kenapa Laboratorium Tetap Membutuhkan LIS?

Tanpa sistem pengelolaan yang terintegrasi, data dari analyzer masih berpotensi memerlukan pencatatan atau pemindahan secara manual. Hal ini dapat menambah beban kerja dan meningkatkan risiko kesalahan input.

Penggunaan LIS dengan integrasi analyzer yang sesuai dapat memberikan beberapa manfaat:

  • Mengurangi input data berulang. Data hasil pemeriksaan dapat diteruskan ke sistem secara otomatis apabila analyzer dan LIS mendukung integrasi.
  • Mempermudah pengelolaan hasil. Hasil pemeriksaan tersimpan lebih terstruktur dan mudah ditelusuri.
  • Mendukung proses verifikasi. Petugas dapat meninjau hasil sebelum dilaporkan sesuai prosedur laboratorium.
  • Meningkatkan efisiensi kerja. Alur pengelolaan data dan pelaporan menjadi lebih terintegrasi sehingga pekerjaan manual dapat dikurangi.

Dengan demikian, otomatisasi pemeriksaan akan lebih optimal ketika didukung sistem pengelolaan data yang sesuai.

Optimalkan Alur Kerja Laboratorium dengan AdamLIS

Memiliki analyzer merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi pemeriksaan. Namun, pengelolaan data dan hasil pemeriksaan juga perlu diperhatikan agar operasional laboratorium berjalan lebih terintegrasi.

AdamLIS membantu laboratorium mengelola data, memproses dan memverifikasi hasil, serta menyusun laporan dalam satu sistem. Dengan dukungan integrasi analyzer yang sesuai, laboratorium dapat mengurangi input berulang dan mendukung alur kerja yang lebih efisien.

Kenali AdamLIS dan jadwalkan demo gratis untuk mengetahui solusi yang sesuai dengan kebutuhan laboratorium Anda.

​

​


Label
Arsip